Ada apa di seminar “ How To Deal With Personality In 21 Century” ?

Tantangan terbesar dalam hidup adalah menjadi diri sendiri”-NN

Kutipan ini ini terasa tepat manakala sebagai seorang pribadi akan berusaha mengenali kepribadian diri melalui refleksi pribadi berdasarkan banyak hal yang sudah dilalui sepanjang hidup.

Usaha untuk mengenal dan menjadi diri tak lepas dari usaha mengidentifikasi seluruh potensi kekuatan bahkan kelemahan atas area kepribadian yang dianggap bermasalah, sebagai penghambat paling besar yang akan mengurangi individual potential. Untuk mengetahuinya diusahakan melalui berbagai personality test, agar bisa melihat gambaran diri yang sebenarnya, supaya hidup kedepannya bisa diusahakan jauh lebih baik dari apa yang dijalani saat ini.Belajar mencintai diri sendiri dan mau terus bertumbuh menjadi lebih baik dengan mengidentifikasi lalu mengurangi kelemahan diri sehingga bisa memunculkan  “The Best Version” dari seorang individu.

Salah satu mengenal kepribadian dengan self assesment, personality test adalah dengan menggunakan test MBTI yang dikembangkan oleh Katherine Cook Briss dan puterinya, Isabel Briggs Myers. Mereka mengembangkan tes ini sejak Perang Dunia II (1939-1945). Mereka percaya bahwa pengetahuan akan kepribadian dapat membantu seseorang yang akan memasuki dunia kerja di bidang industri. Setelah mengalami pengembangan, akhirnya Tes MBTI ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1962. Sampai saat ini tes MBTI adalah tes kepribadian yang paling banyak dipakai untuk mengetahui karakter kepribadian agar dapat ditempatkan pada bidang-bidang yang membuat potensi seseorang  tersebut optimal.

Bertempat di Kedasi Coworking Space, Tanggal 10 September 2016, Pukul 08.00-14.30, para peserta workshop dari berbagai latar belakang  mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Graphology For Education dan Sukawu.com, diisi oleh  Pembicara yang pengalaman di bidangnya masing-masing, yaitu Novy, M.Psi. , Psikolog, CGA, CGI, Deasi Saragih, S.Sos. , M.Pd., CHA, Steven Sutantro S.Pd, B.Sc, dan Gusman Adi S.Kom.

Workshop dengan tema “ How To Deal Personality In 21 Century” , dimulai dengan bicara mengenai pentingnya mengenali karakter dan kepribadian diri sendiri menjadi materi pembuka dari acara ini. Novy Lim sebagai Psikolog memberikan penjelasan dan test MBTI langsung kepada para peserta, dimana ada 16 personalities yang bisa  memberikan gambaran kepribadian. Peserta langsung diberikan kesempatan untuk bertanya apabila ada hal yang dirasa kurang jelas. Komunikasi dua arah antara  peserta dan pembicara membuat suasana menjadi hangat dan seru. Seorang individu perlu mengenali karakter terlebih kehidupan saat ini berada pada abad yang membutuhkan skill sosial, soft skill dan hard skill yang dapat diperoleh dengan langkah awal yaitu pengenalan karakter pribadi. 

screen-shot-2016-10-07-at-9-51-32-pm

screen-shot-2016-10-07-at-9-58-09-pm

Acara dilanjutkan dengan sesi belajar mengenai Google Apps yaitu bagaimana menggunakan google form dengan bahan dasar pertanyaan MBTI, peserta langsung praktik menggunakan google form, dan drive. Peserta terlihat bersemangat dan tanpa sungkan bertanya dengan praktik langsung.

Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan pembahasan seputar grafologi, peserta dibekali pemahaman mengenai grafologi secara gestalt dan beberapa traits kepribadian dengan pendekatan mikro yang sejalan dengan kepribadian abad 21 dimana membutuhkan pribadi yang penuh dengan motivasi dan cara mengorganisasi diri. Dengan melihat langsung tuisan tangan peserta. Disinilah peserta mulai merasakan bagaimana kepribadian mereka bisa dilihat hanya dengan melihat tulisan tangan yang mereka tulis sebelumnya, tentu saja dengan guide ketentuan menulis yang diarahkan oleh  Deasi Saragih selaku  profesional grafolog. 

screen-shot-2016-10-07-at-10-19-44-pm

screen-shot-2016-10-07-at-10-16-46-pm

Tak terasa hari beranjak sore dandi  sesi terakhir Steven Sutantro memberikan penjelasan mengenai google calender untuk mendukung peserta dalam menyusun rencana dan praktik mengenai momentum.

Bisa dikatakan worskhop yang mengusung tema “ How To Deal Personality In 21 Century”  dapat dinikmati oleh peserta dengan hasil post event survey yang isinya semua positif dan yang menyatakan bahwa semua peserta beruntung mengikuti acara ini. Senangnya :)

Acara di tutup dengan pembacaan hasil analisis secara personal kepada masing-masing individu yang menerima laporan sederhana mengenai potensi dirinya masing-masing. Setelah itu peserta masig-masing mendapat jatah 10 menit bisa bertanya dan konseling dengan Graphlogy For Education Team, bisa dibayangkan kesempatan langka ini kan?

Dengan komunikasi yang private seluruh peserta bisa melihat gambaran kepribadian melalui tulisan tangan mereka masing-masing.

Semoga acara ini bermanfaat bagi semua.  

screen-shot-2016-10-07-at-10-27-00-pm

screen-shot-2016-10-07-at-10-01-37-pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *